Terlilit Utang Rp 40 Miliar, RSUD Chasan Boesoirie Ternate Andalkan Dana BLUD

Ternate, MATAPUBLIKMU.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasan Boesoirie (CB) Ternate, saat ini, masih memiliki utang sekitar Rp40 miliar.

Direktur RSUD Chasan Boesoirie, dr. Alwia Assagaf saat ditemui Kamis (19/2) mengatakan, tahun – tahun sebelumnya dibayar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pada tahun ini 2026, manajemen tidak lagi mengandalkan APBD dan berencana melunasi utang melalui dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Dan kita rencanakan (penyelesaian) itu berjalan dalam tiga tahun mulai 2026 sampai 2028. Itu bisa diselesaikan lewat dana BLUD, termasuk dengan utang berjalan 2024 dan 2025,” katanya.

Menurut dr. Alwia pada tahun-tahun sebelumnya memang tersedia anggaran, tetapi tidak seluruhnya dapat digunakan untuk kebutuhan operasional karena sebagian dialihkan untuk membayar utang lama. Anggaran perbekalan farmasi yang mencapai Rp30 miliar, misalnya, turut terserap untuk kewajiban tersebut.

“Anggaran untuk pos perbekalan farmasi Rp30 miliar itu bisa kita selesaikan untuk menyelesaikan anggaran satu tahun perbekalan. Tapi karena ada pembayaran utang tahun sebelumnya, maka anggaran ini dipakai,” ungkapnya.

Meski menghadapi tekanan keuangan, lanjut Alwia, manajemen rumah sakit menyatakan tetap berupaya meningkatkan pelayanan. Tahun ini, RSUD Chasan Boesoirie juga menargetkan pengoperasian gedung spesialis jantung.
Ia berharap layanan rumah sakit daerah tersebut dapat menjangkau kebutuhan masyarakat Maluku Utara tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Kita berharap juga bisa menjangkau masyarakat Maluku Utara yang punya kebutuhan terkait dengan sakitnya. Kita bisa selesaikan di RSUD ini,” harap Alwia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *