TERNATE, MATAPUBLIKMU.com — Polisi diminta segera turun tangan menelusuri dan menangkap oknum peracik Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga kuat merupakan hasil oplosan. Desakan ini setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pengendara di Kota Ternate menjadi korban.
Unggahan dari akun TikTok Lipstik Hitam, peristiwa tersebut bermula saat sejumlah pemuda yang mengendarai motor trail ada yang kehabisan bensin. Mereka kemudian memutuskan untuk membeli BBM jenis Pertalite eceran di salah satu kios terdekat pada Minggu (1/11/2026) pagi.
Namun, sesaat setelah tangki motor diisi. Ketika mesin dinyalakan (di-starter), sepeda motor mendadak mogok dan tidak mau hidup. Setelah dilakukan pengecekan secara seksama, cairan Pertalite yang dibeli ternyata diduga kuat telah dicampur dengan air.
“Untuk yang ada di seputaran wilayah Kota Ternate harus waspada dan mengecek baik-baik saat membeli minyak. Ini bukan Pertalite, motor langsung mati. Sudah dicek seperti bercampur air, kasihan yang jadi korban yang punya motor,” ujar pria dalam video tersebut.
Bahkan, perekam video menduga ada zat lain yang digunakan oleh pelaku untuk memanipulasi warna BBM tersebut. “Pemilik kios juga tidak tahu. Setelah dicek ternyata air semua kayak dicampur soda, begitu,” tambahnya.
Dalam video yang sama, korban memilih untuk tidak membagikan (spill) lokasi maupun nama kios tempat mereka membeli BBM. Hal ini dikarenakan pemilik kios eceran itu sendiri juga merupakan korban penipuan dari oknum peracik.
Menurut pengakuan pemilik kios, ia didatangi oleh seorang pria misterius yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna hitam sekitar jam 10 pagi. Oknum tersebut menawarkan Pertalite dengan harga yang jauh di bawah pasaran, sehingga tergiur untuk membelinya tanpa menaruh rasa curiga.
“Saya tidak perlu spill tempatnya karena om (pemilik kios) ini juga tidak tahu apa-apa, dia juga korban. Mungkin pak polisi bisa selidiki,” pinta perekam video.
Sebagai bukti, dalam video tersebut juga diperlihatkan sejumlah cairan Pertalite yang telah dikuras dari tangki motor dan dipindahkan ke dalam botol kemasan air mineral ukuran besar. Secara kasat mata, cairan tersebut terlihat jelas terpisah dan diduga kuat bercampur dengan air. (r/u)
















