TIDORE, MATAPUBLIKMU.com – Kepolisian Daerah Maluku Utara (Polda Malut) mengintensifkan edukasi bahaya penyalahgunaan narkotika ke sekolah-sekolah. Langkah ini diambil guna memperkuat pencegahan dini di kalangan generasi muda agar terhindar dari jerat narkoba.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi yang menyasar para pelajar di SMA Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan.
Kegiatan edukasi ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kabag Wasidik Ditresnarkoba Polda Malut AKBP Busranto Abdullatif, Kasubdid Sunluhkum Bidkum Polda Malut AKBP Latuwo, serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara Rohani Salaha.
Dalam paparannya, AKBP Busranto Abdullatif menegaskan bahwa komitmen Polri ini bertujuan untuk melindungi masa depan pelajar. Menurutnya, narkotika tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghambat konsentrasi belajar serta pencapaian cita-cita.
“Pelajar perlu memahami risiko narkoba sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang negatif,” ujar Busranto.
Busranto juga mengimbau para siswa agar memiliki keberanian untuk menolak ajakan mencoba narkotika. Ia menekankan pentingnya memilih lingkaran pertemanan yang positif serta mengisi waktu luang dengan aktivitas yang produktif.
Selain itu, kemampuan berpikir kritis di era digital dinilai menjadi benteng krusial bagi siswa dalam memilah informasi dan menghindari pengaruh buruk.
Melalui program ini, Polda Malut berharap dapat membentuk pribadi pelajar yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab. Kendati demikian, kepolisian mengingatkan bahwa keberhasilan pencegahan ini memerlukan sinergi dan kepedulian bersama, terutama dari lingkungan keluarga dan sekolah.
Dengan pembekalan yang tepat, generasi muda di Maluku Utara diharapkan mampu saling mengingatkan, fokus mengembangkan potensi diri, serta berkontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa.(u)










