Tersangka Terakhir Konflik Banemo-Sibenpopo Pilih Serahkan Diri ke Polisi

HALTENG, MATAPUBLIKMU.com – Tersangka terakhir kasus konflik Banemo Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Halmahera Tengah, berinisial FOM, memilih menyerahkan diri ke polisi.

FOM diketahui melarikan diri saat hendak diamankan saat berstatus sebagai tersangka dan dalam pencarian petugas.

Ia menyerahkan diri ke Polres Halmahera Tengah pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 18.37 WIT.

Dengan penyerahan diri tersebut, delapan tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara konflik Banemo – Sibenpopo kini telah berada dalam penanganan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara (Malut).

Kapolda Malut, Irjen Pol. Arif Budiman mengapresiasi sikap kooperatif FOM karena menunjukkan adanya itikad baik memilih menyerahkan diri ke polisi untuk menghadapi proses hukum secara terbuka dan bertanggung jawab.

“Kami mengapresiasi saudara FOM yang telah memilih untuk menyerahkan diri dan bersikap kooperatif. Ini merupakan langkah yang baik dan kami menghargai sikap tersebut,” ujarnya.

Arif menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tetap mengedepankan prinsip profesional, transparan dan berkeadilan.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Patani Barat dan sekitarnya, untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian. Percayakan proses hukum kepada Kepolisian dan mari kita bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Ditreskrimum Polda Malut menetapkan delapan tersangka dalam konflik Banemo-Sibenpopo.

Pada Kamis (24/9), polisi menggelar operasi penangkapan dan meringkus lima orang berinisial SJ, KK, MRK, ATJ, dan FU, sementara tiga lainnya sempat buron. Namun pelarian mereka berakhir setelah dua tersangka, RT dan JS, menyerahkan diri pada Senin (29/9), disusul oleh tersangka terakhir, FOM, yang menyerahkan diri pada Rabu (30/9).

Konflik antara Desa Banemo dan Desa Sibenpopo yang sempat pecah pada 3 April lalu tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga dilaporkan terbakar. Selain kerugian materiil, bentrokan tersebut juga menelan korban jiwa, yakni seorang warga Sibenpopo bernama Silas Jiko yang dinyatakan meninggal dunia. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *