Bencana Ekologis di Teluk Weda, 8.000 Ton Bijih Nikel Tumpah ke Laut

Weda, MATAPUBLIKMU.com – Kapal Tongkang BG Sentosa Jaya 318 bermuatan 8.007,85 WMT bijih nikel dilaporkan tenggelam di Perairan Teluk Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Minggu, 15 Maret 2026 dini hari.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tongkang dengan volume GT 3419 itu bertolak dari Pelabuhan Pagimana, Sulawesi Tengah pada Sabtu, 7 Maret 2026, dengan tujuan Jetty Terminal PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

Dalam perjalanan memasuki wilayah Maluku Utara tepatnya di Perairan Pulau Obi, Halmahera Selatan, tongkang dihantam gelombang tinggi menyebabkan lambung kapal retak dan terjadi kebocoran.

Tongkang kemudian terus melanjutkan perjalanan ke pelabuhan tujuan. Saat memasuki perairan dekat jetty wilayah Teluk Weda tongkang tersebut bertambah miring hingga akhirnya terbalik bersama muatan 8.000 ton bijih nikel.

Polres Halmahera Tengah kini sedang menyelidiki insiden ini.

Tumpahan bijih nikel ke laut dalam jumlah besar tentunya akan menimbulkan bencana ekologis berkepanjangan di sekitar perairan tersebut. Rusaknya ekosistem laut serta menjadi ancaman kesehatan bagi warga di wilayah sekitar dari ikan tangkapan yang terpapar logam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *