Weda, MATAPUBLIKMU.com — PT Smart Marsindo diminta mempercepat pembangunan gedung baru SMAN 3 Halmahera Tengah (Halteng) yang ada di Kecamatan Pulau Gebe.
Kepsek SMAN 3 Halteng, Satrianti Mustamin, mengatakan, terdapat bukit gundul akibat aktivitas pengalian dan land clearing perusahaan yang jaraknya berdekatan dengan sekolah. Hal ini ditakutkan terjadi banjir/longsor menimpa sekolah jika sewaktu-waktu hujan deras. Selain itu, suara kebisingan dan debu dari aktivitas perusahan menganggu kenyamanan belajar mengajar.
“(Hutan) di belakang sekolah sudah mulai gundul karena penambangan, ada bukit curam di belakang sekolah, kebisingan dan debu, ini mengancam keselamatan dan kesehatan anak-anak,” ucapnya, Jumat (30/1/2026)
Satrianti menuturkan, sebelumnya pihak PT Marsindo telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru SMAN 3 Halteng, pada 9 Oktober 2025 lalu direlokasi ke lahan eks Perkantoran PT Antam, olehnya itu ia berharap niat baik perusahaan itu harus ada kepastian.
Sehingga dengan adanya gedung baru, Siswa-siswi SMAN 3 Halteng yang berjumlah kurang lebih 153 orang, bisa belajar dengan aman dan nyaman, karena relokasi tersebut didukung penuh semua orang tua wali murid.
“Kami mendukung penuh relokasi ini. Kalau memang tak jadi untuk dibangun maka dari perusahaan tersebut harus segera melakukan reboisasi supaya tidak membuat pihak sekolah merasa takut ketika hujan deras,” tegas Satrianti.
Diketahui PT Smart Marsindo juga merupakan salah satu perusahaan pertambangan nikel di wilayah Maluku Utara. Salah satu program unggulan perusahaan adalah reklamasi pascatambang berbasis ekonomi sirkular yang melibatkan langsung masyarakat lokal. (*)















