Labuha, MATAPUBLIKMU.com — Tim SAR gabungan melanjutkan upaya pencarian Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. Wildan. Korban insiden tenggelamnya Perahu Motor (PM) Indriyani di Halmahera Selatan.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, hari ke-4 pencarian Senin (26/1/2026) tim SAR dibagi menjadi empat potensi SRU (Search And Rescue Unit)
SRU 1 Rubber Boat Basarnas bersama Kapal KPLP KNP 5124 melakukan pencarian menyisir pesisir laut desa Bibinoi dengan luas area pencarian hingga ± 56 Nautical Mile (Nm). SRU 2 Rubber Boat Polairud menyisir sebelah utara laut desa Bibinoi dengan luas search area ± 70 Nm.
“Sementara SRU 3 rubber boat BPBD melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga sejauh ± 35 Nm, serta SRU 4 longboat masyarakat melaksanakan pencarian dengan luas area ± 66.5 Nm yaitu di perairan desa Tutupa, Sayoang, Tabapoma, Tawa hingga ke perairan desa Tomara,” jelas Iwan.
Upaya pencarian dari pagi hingga sore hari pukul 18.00 WIT, namun Dr. Wildan belum juga ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (27/1) besok. “Tim akan melanjutkan pencarian pada hari ke 5 sesuai rencana operasi yang telah dibuat,” kata Iwan.
PM Indriyani tenggelam di perairan desa Bibinoi akibat cuaca ekstrem, saat bertolak dari Babang rute desa Pigaraja pada Jumat (23/1) siang. Longboat tersebut membawa 54 penumpang 4 ABK dan 1 nahkoda atau motoris. Insiden nahas itu menyebabkan 1 balita bernama Nurul Nazwa meninggal dunia dan 1 penumpang, Dr. Wildan, dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.(*)









