WEDA, MPe – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melalui bagian organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Halteng memberangkatkan putra – putri terbaik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Jumat (21/8/2026).
Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setda Halteng, Jamrud Hamid mengatakan, sebanyak lima orang putra-putri yang diberangkatkan. Mereka telah mengikuti tahapan seleksi yang dilaksanakan di Weda beberapa waktu lalu.
“Seleksi tersebut menetapkan lima orang putra – putri, dan hari ini (Jumat) mulai mengikuti tahapan pendidikan selama 4 tahun,” ungkap Jamrud Hamid saat dikonfirmasi via WhatsApp.
Ut sapaan akrab Jamrud melanjutkan, sebelum mengikuti tahapan seleksi, Pemda Halteng telah melakukan memorandum of understanding (MOU) dengan pihak STPN Yogyakarta, salah satu sekolah kedinasan Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
“Tentunya ini baru pertama kali dilakukan di Provinsi Maluku Utara. Kabupaten Halmahera Tengah mendapatkan kuota sebanyak lima orang. Insyaallah tahun depan lebih banyak lagi. Atas permintaan Bupati Halteng, Ikram M. Sangadji, targetnya bisa lebih dari 10 orang,” ujar dia.
Sementara itu, Direktur Politeknik Agraria STPN, Dr. Sriyanti Ahmad, S.H., M.Kn. mengatakan lima orang terdiri dari satu orang putra dan empat putri ini telah mengikuti tahapan seleksi yang mereka laksanakan bersama tim di Weda.
“Tes tersebut dilakukan secara langsung dan terbuka bukan tidak secara daring, karena daerah tersebut terkendala jaringan internet dan kendala teknis lainnya. Oleh karena itu kita datang langsung melakukan tes. Dari hasil tes terdapat 13 orang yang dinilai, 5 orang diantaranya dinyatakan lolos passing grade dan akan mengikuti pendidikan selama 4 tahun di Yogyakarta mulai hari ini,” tandasnya.(ril)
















