Ternate, MATAPUBLIKMU.com – Pengabdian terhadap bangsa dan negara seakan tak pernah padam meski telah purnabakti. Hal inilah yang ditunjukkan Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) Maluku Utara dalam merawat masa depan generasi muda, lewat aksi sosial berupa pemberian santunan atau tali asih.
Pemberian santunan ini ibaratnya seperti sedang mengetuk pintu langit, karena, yang menjadi sasaran penerima santunan adalah para santri yang sudah tidak lagi memiliki orang tua. Tentunya menjadi pahala berlipat ganda terlebih lagi di momentum bulan suci Ramadan bulan yang penuh berkah.
Giat pemberian santunan oleh PPAD Maluku Utara terhadap Santri ini bertempat di Pondok Pesantren Darul Falah, Kelurahan Dufa-dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Sabtu (14/3/2026).
Yang dihadiri langsung Ketua PPAD Provinsi Maluku Utara Kolonel Purn Syamsuddin Jabid, Pimpinan Ponpes Ustadz M. Daldiri M.Ag. dan sejumlah purnawirawan TNI, Pengurus Pondok dan para santri serta para orang tua santri
Ketua PPAD Maluku Utara, Kolonel Purn Syamsuddin Jabid berharap semoga dengan santunan yang diberikan bisa bermanfaat bagi para santri. Ia berpesan, kepada para santri agar rajin belajar untuk meraih masa depan. “Belajarlah yang rajin terlebih belajar agama yang berakhlaq mulia karena masa depan bangsa ini ada di pundak kalian,” ujar dia usai pemberian santunan.
Santri juga diberi pesan agar selalu menjaga kebugaran fisik jika nanti ingin bercita-cita menjadi seorang prajurit TNI AD yang gagah berani.
Seperti diketahui, kegiatan pemberian santunan kepada santri yatim-piatu oleh PPAD Maluku Utara ini sekaligus dilaksanakan dengan acara buka puasa bersama dan sholat maghrib secara berjama’ah. Semangat prajurit yang sudah mengakar di dalam dada para purnawirawan itu juga ditunjukkan lewat Karya Bhakti membersihkan lingkungan pondok bersama para santri menjelang acara buka puasa bersama.
Pimpinan Ponpes Darul Falah Ustadz M. Daldiri M.Ag., menyampaikan ucapan terima kasih kepada PPAD Maluku Utara yang telah mengelar kegiatan yang bernilai ibadah tersebut terlebih lagi dalam bulan penuh berkah Ramadan 1447 Hijriah.
“Kami atas nama pimpinan ponpes hanya berdoa semoga bapak-bapak dan keluarganya selalu diberikan kesehatan, panjang umur dan tentunya purnawirawan bisa menjadi mitra turut memperhatikan anak-anak didik kami,” ungkap
Ustadz M. Daldiri saat memberikan kultum jelang berbuka.
Anjuran untuk berbuat baik terhadap anak yatim piatu memiliki nilai spritual yang sangat tinggi serta keutamaan seperti disebutkan dalam
Quran Surah Al-Baqarah Ayat 220 yang artinya :
‘Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah: ‘Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik’. Ayat ini menegaskan bahwa memperbaiki keadaan hidup anak yatim piatu merupakan adalah amal yang sangat utama.
Dan Quran Surah Al-Baqarah Ayat 215 yang artinya : ‘Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: ‘Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan’. Bermakna anak yatim piatu menempati posisi paling awal dalam penyaluran harta kita.(*)









