Belum Setahun Difungsikan, Bendung Irigasi Sangowo di Morotai Senilai Rp34 Miliar Sudah Jebol

MOROTAI – Bendung Irigasi di Desa Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, Pulau Morotai dilaporkan jebol di bagian tanggul pada pekan lalu akibat hujan deras.

Kepala Desa Sangowo Barat, Murdi Matage saat dikonfirmasi membenarkan kejadian jebolnya tanggul. Ia mengatakan, hal itu terjadi setelah hujan deras menguyur wilayah sekitar selama empat hari berturut-turut. Tanggul jebol dan air meluap merusak puluhan tanaman warga sekitar

“Tanggul yang ditimbun sebelah kanan habis semua (terbawa banjir),” kata Murdi saat dihubungi, Senin (15/6/2026).

Murdi bilang, hal tersebut harus segera diantisipasi. Sebab, bagian dasar belakang beton bendung berpotensi menggantung jika terkikis deras volume air dalam jumlah besar, terlebih posisi tanah jalur sekitar sungai agak miring.

Ia menyarankan, agar pihak BWS atau PPK proyek segera mengantisipasi dengan cara menutup jalur yang jebol tersebut.

“Paling tidak, tanggul itu harus diubah dia punya tanggul itu. Karena kalau tanggul itu hanya sekadar tanah yang diisi ke dalam karung kemudian disusun, itu tetap masih jebol juga,” kata Murdi.

Sementara itu, tanaman kelapa warga yang terdampak adalah milik dua bersaudara, Djamal Sibua dan Hi. Iskandar Sibua. Kades berharap pihak BWS bisa menyelesaikan ganti rugi tanaman warga tersebut.

Diketahui, proyek tersebut dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk. Pekerjaan fisik mulai digenjot pada September hingga November 2025 dengan nilai anggaran mencapai Rp28 miliar hingga Rp34, 59 miliar yang bersumber dari APBN tahun 2025.

PPK Irigasi dan Rawa I BWS Maluku Utara, Muchlis Mas’ud, dikonfirmasi terkait jebolnya tanggul bendung tersebut belum merespons hingga berita ini diturunkan.(r/u)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *